Bintang keempat dan kelima

7 bintang adalah tujuh mahasiswa yang bermukim di puncak kenanga, di sebuah gang sempit. Lika-liku kehidupan mahasiswa yang menawarkan berbagai kisah. Semoga sampai akhirnya nanti, masing-masing akan sampai di puncak kebahagian.

Sebelumnya bisa dibaca di sini

Tidak selamanya kekurangan itu terpaut dengan kesedihan, tapi bagi para bintang kekurangan adalah sumber kekuatan, sumber kehidupan. Menempa diri jauh lebih kuat. Dewasa. Bijak. Mungkin dalam hal kuliah, kami belajar dulu baru ujian, tapi dalam hidup.. kami diuji dulu baru belajar.

Bagi 7 bintang di puncak kenanga: berjualan kue untuk uang makan, menjajakan batik, berburu beasiswa, mengusulkan PKM (program kreatifitas mahasiswa),  freelanch, atau apalah itu adalah salah satu pembelajaran untuk menghemat anggaran atau mungkin menambal anggaran. Menjadikan hidup kami manis. Untuk dikenang. Meski sebenarnya.. mungkin kadang kami ingin seperti mereka.

Bintang keempat

Aku selalu merasa bahwa kehilangan matahari, sang penyambung kehidupan dari tuhan, akan mengubur mimpi untuk bisa kuliah. Tapi tidak. Aku sangat beruntung. Begitupun dengan bintang lain. Di tengah kerlip 7 bintang di puncak kenanga. Bintang keempat hadir memberi warna yang berbeda. Ceria.

Tapi malam itu.. Dalam bening matanya yang berkaca, ia pamit pulang. Tanpa menegaskan kapan akan kembali. Ayah Bintang sakit keras, dan terpaksa cuti. Bintang.. aku mampu belajar tanggung jawab dan baktimu. Semasa penantianmu pada matahari yang gerhana kau putuskan untuk menjadi pelita bagi keluargamu. Subuh itu, ku temukan kamar bintang telah kosong. Ia pergi tengah malam.

Bintang kelima

Bintang, kisah hidupmu serupa dengan kami, nyaris sama denganku. Apa yang lagi yang sedang kau perjuangkan??? Dalam pengembaraanmu itu, bergegaslah mencapai puncak. Yang paling sangat ku tahu, kau adalah orang paling sabar, bintang. Paling setia kawan. Berhentilah, tengok sejenak. Banyak orang mencintaimu.

Iklan

9 comments

  1. Nggak kebayang ya jalinan persahabatan di antara bintang bintang ini begitu erat memotivasi satus ama lainnya secara tak langsung lewat pengalaman hidup masing masing 🙂

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s