Nostalgia KKN Karangcegak, Purbalingga JATENG

Karangcegak, 17 Agustus 2010

Tim KKN kami paling banyak, 20 orang dalam 1 desa. Hal itu karena program KKN kami bukan KKN posdaya, tapi KKN PPM (program pemberdayaan masyarakat). Anak-anak pilihan gitu lah *tsaaahh… secara dibiayai sama DIKTI untuk semua program. Tapi jangan ditanya kerjaanya? Beraatt banget,, kami diminta meyakinkan warga untuk menanam singkong sebagai tanaman utama dengan tanaman tumpang sarinya kacang tanah (padahalkan biasanya di lapangan yang terjadi kebalikannya), membuat tepung mokal (tepung dari singkong) dengan produk olahannya plus bagaimana manajemen pemasaran dan analisis usaha, membuat pupuk organik cair dari urine sapi, bikin makanan ternak yang punya daya simpan awet, yang terakhir adalah membuat alat pengering efek rumah kaca untuk mengolah tepung mokal yang bisa dipindah-pindah dan kalau ujan harus bisa difungsikan, gak tanggung-tanggun bikin 2 buah, heuu..

Dengan program tersebut jadi yang direkrut di kkn ini adalah mahasiswa dari jurusan agronomi, hama dan penyakit, ilmu teknologi pangan, ilmu perikanan, produksi ternak, teknik sipil, teknik elektor, teknik pertanian, sosial ekonomi peternakan, agribisnis, dan ilmu manajemen. Lengkap banget, walau hanya untuk program pemberdayaan masyarakat. Hmm..

Nah, kebeneran pas 17 Agustus kami berinisiatif beli seragam batik.

Coba lihat deh, kayak pelayan restoran yak? hahahhaha..


Btik cowok

(dari kiri ke kanan : iman, dimas, opi, krista, evan, hilmi, wawan, marbun, topfan)

Batik kkn

(yang perempuan dari kiri ke kanan: mika, wiwit, azizah, intan, amel, mila, maya, aatika, cunung, dini, “Gebi [lupa namanya,heu]”)


Temen KKN ini yang pasti sekarang udah pada mencar, gak tahu pada kemana, ngilang. Padahal dulu rame banget. Bayangkan 20 ORANG dalam 1 RUMAH!!! Sampe-sampe dibuatin kamar dadakan. Kayak lebah, berdesing dari mulai bangun tidur sampe menjelang tidur.  

Berhubung kami mendominasi (20 orang) sementara yang punya rumah cuman berlima (Bu Lurah, suaminya, anak dan memnantunya, serta cucu) jadi setiap sudut rumah dikuasai kami,hehhe.. mulai dari ruang tamu, ruang tengan, sampe dapur dan kamar mandi,, hahahaha… kecuali kamar pribadi yang punya rumah yaa..

Pokoknya agenda KKN bener-bener berkesan, sekedar info saya KKN telat, berhubung penelitian dulu dan sempat gagal jadi KKN saya mundur tapi hikmahnya saya KKN memang untuk melepas penat, sebab sebelum KKN penelitian saya sudah selesai dan sudah seminar hasil penelitian. Tinggal ujian skripsi dan sidang, jadi tak lama setelah KKN saya wisudawan pertama dari teman2 KKN. Alhamdulillah.. xixixiixi

Pokoknya ni KKN bisa merubah beberapa karakter yang belum terekspresikan. Sebelumnya saya yang lagu bin katrok akhirnya bisa merasakan nge-jam, karokean, dan nongkrong malem-malem di jalan. Ckckckk.. sempat terbawa ke kebiasaan setelah KKN, sampe ditegur sama salah satu teman kost, karena sering pulang malam.

Tapi apapun itu, saya dapat pengalaman berharga dari KKN ini.

Salam hangat untuk kalian dimanapun berada..

14 thoughts on “Nostalgia KKN Karangcegak, Purbalingga JATENG

  1. Biasana mah kanggo ngarobah kabiasaan masarakat dina nanem (tatanen) hiji taneman, rada sesah. Kabiasaan melah hiji rupa tatanen (pepelakan) kedah digentos ku pepelakan anu sejen teh, susah pisan….

  2. “Sebelumnya saya yang lagu bin katrok akhirnya bisa merasakan nge-jam, karokean, dan nongkrong malem-malem di jalan.”…. Berarti ga berubah ya…. sekarang dirimu masih lugu lho, Van 😛

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s