Baju Baru

Saya lupa tepatnya kelas 3 SMP atau 1 SMA, yang pasti saat itu saya ada audisi semacam co-host untuk penyiar di salah satu radio komersil di kota tempat tinggal saya dulu. Entah setan dari mana waktu itu yang merasuk sampai2 ingin dibelikan baju baru. Saat itu saya pikir malu bajunya itu-itu saja, (astagfirullah) dan maksa ingin dibelikan baju dan saya bilang sama orang tua saya malu bajunya itu terus dan hanya dapat baju baru satu tahun sekali (pas lebaran), sepertinya waktu itu sampai ngambek.

Waktu itu orang tua tidak langsung memenuhi permintaan saya dan sempat marah juga saat saya minta dengan cara seperti itu (apa semua orang zaman kecil memang kayak gitu ya suka nuntut??). Tapi tahukah apa yang terjadi selanjutnya? Saat paginya saya terbangun, di samping kasur ada bungkusan dan isinya baju.

Saat itu rasanya senang,, tapi kalau saya ingat sekarang kok rasanya sedih yah. Saya termasuk anak yang kalau sudah punya keinginan ya harus kesampean, dan sayangnya cara penyampaian keinginan saya waktu itu nggak bagus ke orang tua. Pidorakaeun kalau bahasa jermannya mah.

Tapi itulah orang tua, meski anaknya suka menuntut ini itu dengan cara yang tidak baik i selalu saja memenuhi permintaan anak2nya meski tidak langsung dipenuhi  saat itu juga. Saya juga gak mikir saat itu orang tua punya uang atau tidak, atau beli baju pake uang pinjeman atau pake uang orang tua sendiri.

Maka dari itu sudah saya niatkan jika sudah berpenghasilan akan selalu memperhatikan kebutuhan orang tua. Aamiin

Iklan

One thought on “Baju Baru

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s