Izinkan Aku Mencintaimu

Sebuah title yang provokatif. Setelah saya membaca tulisan Amel yang berjudul Aku ingin mencintaimu secara sederhana disini. Rasanya apa sanggup kita seperti kayu kepada api dan awan pada hujan? Seperti sebait puisi.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan

kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

(‘Aku Ingin’ oleh Sapardi Djoko Damono)

Sebagai orang awam tentang dunia percintaan, jujur saya gak tahu jawaban pastinya apakah bisa seperti itu atau tidak. Bagi saya mengalami rasanya jatuh cinta itu seperti ada semangat baru, pengharapan, sedikit cemas, rasa ingin melindungi, dan timbul perhatian. Itu baru versi saya, silahkan jika punya versi sendiri,hee.. Makanya muncul pertanyaan apakah kita bisa seperti kayu kepada api dan awan pada hujan? Kenapa cinta itu tak sempat diucapkan dan disampaikan?

Yang saya rasain sih, kalo nyimpen perasaan suka sama orang itu gak enak. Meski saya sendiri belum berani jika harus terang-terangan ngumbar  “Aku cinta kamu, kamu mau jadi pacar aku”. Bisa-bisa dinajisin tuh sama cewek  yang kita suka, hahahaa… jadi inget cerita Raditya Dika pas nonton di youtube., dia dibilang “najis lo” sama cewek yang dia tembak,, (errrr… ngelantur jadinya).

Seingat saya, dulu saat zamannya cinta monyet (bukan saya yang monyet yah) saya sempat bilang saya suka sama dia meski malu-malu lewat surat (gak gaul banget), maklum waktu itu masih unyu-unyu.. kelas 2 SMP. Jadi masih belum berani ngomong langsung, hahaa,, dasar saya aja yang minder kayaknya.

Seminggu yang lalu, teman kelas saya bilang, “Cowok tuh lebih sakit dan nyesel kalo gak ngungkapin perasaannya ketimbang ditolak”. Paramaternya “lebih” sakit dan nyesel itu gimana saya juga gak tahu, cuman jadi pendengar aja, jadi gak bisa protes. Lagian, saya pikir kalau cuman ngumbar Aku cinta kamu, buat apa juga. Jiaa.. gak konsisten. Toh, perasaan suka sama orang itu datang sama perginya gak terduga. Pernah gak, temen cewek kamu jadian sama orang lain, tiba-tiba kok kamu jadi ‘aneh’ ngerasa kehilangan dll. Apa itu bisa dikatakan kamu suka sama cewek tersebut? Emm.. nampaknya tulisan saya tambah ngelantur..

Conclucion dari postingan ini adalah selama memungkinkan kenapa tidak diucapkan dan disampaikan, tapi ditimbang-timbang dulu apa perasaan kamu itu benar atau tidak, jangan-jangan cuman terbawa emosi sesaat aja karena dia itu cantik atau menarik misalnya, padahal setelah dijalani ternyata behavior-nya gak baik. Terus berakhir ditengah jalan. Heu.. maaf jadi sok tahu nih. Pastinya saya pun sedang mencari sosok itu, ssst.. bocoran!!… sebenernya sudah ada sih. yang mau tahu baca aja di postingan ini, (promosi juga akhirnya, hahaha..)

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Suka-suka Dunia Pagi   

Catatan:

semua yang saya tulis hanya subjektivitas saya aja, jadi kalau ada pendapat yang berbeda yowes gpp, hehe.. tiap orang pasti punya pendapat sendiri-sendiri, tul gak?

Iklan

23 comments

  1. Makasih sudah berpartisipasi 😀

    Kurang lebih saya setuju kok sama pendapat evan..
    Walaupun nantinya di tolak, terkadang mengungkapkan adalah cara terbaik untuk melupakan.. 😀

  2. Mungkin maksud mencintai dg sederhana itu, g menuntut balasan kali ya Van?
    Ahaha, mengenai cinta monyet, kayaknya setuju deh. Lebih sakit kalau g diungkapin daripada ditolak.

    Gudlak konteesnyaaa 🙂

  3. Persepsi saya tentang cinta. Cinta itu dari hati dan perlu proses agak lama untuk jatuh cinta kepada seseorang. Tidak ada cinta dalam pandangan pertama menurut saya, karena itu lebih ke kekaguman pada seseorang bukan cinta.

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s