Praktikum Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu (PHPT)

Tulisan ini saya posting dif b  pada 20 Juni 2009  tapi tak coba posting ulang, sekedar bernostalgia… begini ceritanya (hehee..)

“Kawan.. sudah sejak lama saya pingin nulis ini tapi baru sempet,he.. maklum jasad dan fikiran saya terperas untuk mengerjakan laporan, tugas, usul PKL, dan organisasi. Hampir seminggu sudah praktikum PHPT rampung. Bagi sebagian orang pasti lega, akhirnya beban sedikit berkurang. Apalagi buat kamu yang memang kurang nyaman dengan berbagai “makhluk tanpa tulang” atau takut akan ekspos matahari dan dekilnya lumpur.
Hmm… tapi justru saya kangen juga saat harus nyebur ke sawah dan gatel-gatel,hehehe… atau jam 7 pagi harus ke sawah untuk pengamatan. Ketemu mbak Roli dan Mbak IIs yang sedang penelitian, kesel karena nungguin jaya, eka, dan ulya dateng, dan saat degdegan takut dimarahin pak Muji,hehehe..
Yang paling berkesan ialah permainan-permainan dari Bapak Muji yang subhanalah kreatif, serasa tidak sedang praktikum. Kalau ditilik lebih jauh saya bangga sama Pak Muji, beliau menguasi ilmu lapangannya Apalagi pas permainan di lapangan depan BAPENDIK, asyik bukan dapat lagu MARS PHPT?? Mana ada mata kuliah dan jurusan lain yang praktikum sambil belajar paduan suara, heheee.

Setidaknya saya pun bisa merasakan keringat dingin saat penyuluhan pertama kali kepada kelompok petani. Saat itu entah kenapa fokus saya pecah dan banyak terdiam saat berdiskusi setelah menjelaskan mengenai pengendalian Hama Penggerek Batang. Alhamdulillah, saat itu berdua, sehingga teman saya yang menghandle jalannya diskusi. (Maaf ya Is.. aku ngeblank).
Seminggu praktikum PHPT memang cukup berat juga, berangkat jam 6 pagi pulang jam 6 sore,  LETIH.. tapi BERKESAN. Secara tidak langsung praktikum ini malah merekatkan kebersamaan kita selama satu minggu,. malah saya berpikir bahwa kemaren kita lagi ikut karantina untuk jadi pemandu / penyuluh pertanian. Gmn gak? kemarin kita sama2 belajar jadi pemandu langsung dihadapan petani.

Salah satu yang tak terlupa adalah bikin kompos langsung dari kotoran sapi, jiiiaaaahh.. rasanya anget saat bertelanjang kaki mengaduk-aduk kotoran sapi. Belum lagi saat nyebur di sawah nyemek2, dan berburu tikus di sawah dengan pengomposan, beuh.. mantap!! Hmm… ya… semoga jadi bagian yang berkesan saat kita pascakampus. Karena pasti ada manfaatnya kok.”

 

3 thoughts on “Praktikum Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu (PHPT)

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s