Hangat Sahabat di Taman Andhang Pangrenan

Taman Andang Pangrenan saat Malam

Malam di taman kota dengan temaram lampu sepanjang jalan membuat hangat suasana. Sepasang mata tertuju pada sosok di depannya, dengan ceria ia berjalan menuju gelembung yang beterbangan hasil tiupan air sabun anak kecil di tengah sana. Tanpa peduli ia bermain dan bercanda dengan mereka, padahal sedari tadi ada yang terjadi pada diriku.

Entah mengapa hatiku kini ku ingin sendiri..

tak ingin aku berkawan lagi, selain denganmu…

Persahabatan selama tiga tahun telah membuat saling mengerti dan memahami. Sayang, secara tidak sadar pertama kali mengenalnya telah salah menumbukan perasaan.

sejak mula bertemu hatiku mulai resah..

gelisah menyapa rindu yang menggoda dihatiku ini…

Memiliki perasaan seperti ini padanya butuh banyak pengorbanan. Meski semua terasa membingungkan tapi pengharapan itu tetap selalu ada.

mengapakah ini terjadi pada diriku,

seakan ku raih nuansa kasih yang pasti darimu..??

hotspot area

Mencari jawaban sembari mengikuti jejak langkah kakinya di rerumputan. Pertanyaan kembali muncul saat ia tersenyum dan membimbingku duduk di teras taman.

apakah semua ini yang dinamakan cinta

ataukah semua ini karena aku kasmaran..??

Saat ia mulai berbicara, kembali akal mencoba berdamai dengan hati yang berderu dan bersikap sewajarnya. Sampai kapan seperti ini.. dan pertanyaan berikutnya muncul kembali..

bagaimanakah cara aku untuk menghindarinya

ataukah mungkin aku telah jatuh cinta…?? (*)

(*) lagu Kasmaran.. dibawakan oleh Iga Mawarni

Iklan

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s