Ekologi Tanaman Tomat

TomatTanaman tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang tergolong tanaman semusim (berumur pendek), karena hanya berproduksi satu kali dan setelah itu mati (Cahyono, 2003). Budidaya tanaman tomat memerlukan persyaratan tumbuh yang sesuai untuk hidupnya. Oleh karena itu, keadaan ekologi atau lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan perlu diperhatikan (Cahyono, 2003).

Tanaman tomat dapat tumbuh di berbagai ketinggian tempat, baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah, tergantung varietasnya (Cahyono, 2003).  Sebagian sentra penanaman tomat berada di daerah dengan kisaran ketinggian 1.000 – 1.250 m di atas permukaan laut. Hal ini sesuai dengan data Aksi Agraris Kanisius (1992), bahwa tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik dan optimum pada ketinggian 1.000 – 2.000 m di atas permukaan laut.

Sifat tanah yang sesuai untuk budidaya tomat adalah tanah yang tidak becek atau tergenang, dengan pH 5,5-6,5. Pada tanah yang menggenang, pertumbuhan tanaman akan merana karena kesulitan menghisap unsur hara (Trisnawati dan Setiawan, 2001). Lebih lanjut, Rukmana (1994) menjelaskan bahwa tanaman tomat dapat tumbuh dan berproduksi pada berbagai kondisi tanah, tetapi yang paling baik adalah pada tanah gembur, banyak mengandung bahan organik, serta sirkulasi udara dan tata air dalam tanah baik. Cahaya matahari sangat diperlukan dalam proses fisiologis tanaman untuk membentuk bagian vegetatif dan generatif tanaman (Cahyono, 2003). Suhu optimum yang diperlukan untuk tomat berproduksi baik adalah 24 – 28oC. Apabila suhu terlalu rendah, pertumbuhan tanaman akan terhambat. Demikian juga pertumbuhan serta perkembangan bunga dan buah akan kurang sempurna. Kelembapan relatif yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman tomat adalah 80% (Wiryanta, 2002).

Daftar Pustaka

Aksi Agraris Kanisius. 1992. Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran. Kanisius, Yogyakarta. 174 hal.

Cahyono, B. 2003. Tomat Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius, Yogyakarta. 99 hal.

Rukmana, R. 1994. Tomat dan Cherry. Kanisius, Yogyakarta. 74 hal.

Trisnawati, Y. dan A.I. Setiawan. 2001. Tomat, Pembudidayaan Secara Komersil. Penebar Swadaya, Jakarta.127 hal.

Wiryanta, B. T. W. 2002. Bertanam Tomat. Agromedia Pustaka, Jakarta. 100 hal.

 

One thought on “Ekologi Tanaman Tomat

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s