KELEMBAGAAN PERTANIAN DI DESA KARANGLEWAS KIDUL KECAMATAN KARANGLEWAS, BANYUMAS

PENDAHULUAN

Pertanian merupakan suatu jenis kegiatan produksi yang berlandaskan pada proses pertumbuhan dari tetumbuhan dan hewan. Secara umum, pertanian dapat diringkas menjadi empat komponen yang tidak terpisahkan, yaitu (1) proses produksi, (2) petani atau pengusaha pertanian, (3) tanah tempat usaha, dan (4) usaha pertanian (Soetriono et al., 2006).  Oleh karena itu, pertanian dapat dianggap sebagai suatu usaha untuk mengadakan suatu ekosistem buatan yang bertugas menyediakan bahan makanan bagi manusia (Nasoetion, 2007).

Petani sebagai pelaku pertanian merupakan bagian dari masyarakat akan hidup dalam lingkungan sosial yang akan selalu berinteraksi dalam kegiatan pertanian yang dinaungi oleh lembaga. Menurut Soetriono et al. (2006), Lembaga di lingkungan masyarakat pertanian adalah organisasi formal maupun informal yang mengatur perilaku dan tindakan anggota masyarakat tertentu, baik dalam kegiatan rutin mapun dalam usaha untuk mencapai sesuatu. Lebih lanjut dikatakan, lembaga dalam sector pertanian dan pedesaan sudah mengalami perubahan mengikuti kebutuhan masyarajat, misalnya sewa-menyea tanah dapat menjadi bagi hasil, pinjam-meminjam uang di bawah tangan dilembagakan dalam bentuk Badan Kredit Rakyat (BKD).

Kelembagaan pertanian merupakan salah satu harapan untuk peningkatan kesejahteraan petani. Selama ini tingkat keuntungan kegiatan agribisnis lebih banyak dinikmati oleh para pedagang dan pelaku agribisnis di hilir. Sementara itu, kegiatan agribisnis di tingkat produsen pertanian mengalami permasalahan (Sumodiningrat, 2000 dalam Karo-karo, 2008). Oleh karena itu, kelembagaan ekonomi pedesaan diperlukan untuk memberikan kekuatan atau posis tawar yang tinggi bagi petani. Penguatan posisi tawar petani melalui kelembagaan merupakan suatu kebutuhan yang sangat mendesaka dan mutlak diperlukan oleh petani, supaya dapat bersaing dalam melaksanakan kegiatan usahatani dan dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya (Suhud, 2005 dalam Karo-karo, 2008)

ISI

  1. A. Jenis Tanaman dan Habitus

Jenis tanaman yang dibudidayakan di lahan seluas 30 ha di Desa Karanglewas Kidul didominasi oleh padi. Penanaman padi dilakukan dengan sistem tumpangsari dengan kacang panjang. Produksi padi di Desa Karanglewas Kidul mencapai 4,5 ton / ha, dengan jenis padi yang dibudidayakan yaitu varietas muncul, situ bagendit, cisada bandung, dan IR64 yang tiap tahun varietas tersebut akan bergantian untuk ditanam.

Tanaman padi dapat diklasifikasikan sebagai berikut (Aksi Agraris Kanisius, 1990):

Kingdom          : Plantae

Divisi                : Spermatophyta

Kelas               : Liliopsida

Ordo                : Cyperales

Famili               : Gramineae

Genus               : Oryza

Spesies : Oryza sativa L.

Teknik bercocok tanam padi meliputi persemaian, persiapan, pengolahan tanah sawah, penanaman, pemeliharaan (penyulaman dan penyiangan, pengairanm pemupukan) sampai pada pemanenan (Departemen Pertanian, 2003). Tanaman padi dapat hidup baik di daerah yang berhawa panas dan banyak mengandung uap air. Curah hujan yang baik rerata 20 mm per bulan atau lebih, dengan distribusi selama 4 bulan, curah hujan yan gdikehendaki pertahun sekitar 1500-2000 mm. Suhu yangbaik untuk petumbuhan 23oC. Tinggi tempat yang cocok untuk tanaman padi berkisar antara 0-1500 m di atas permukaan laut. Sementara itu, tanah yang cocok untuk tanaman padi adalah tanah sawah yang kandungan fraksi pasir, debu, dan lempung dalam perbandingan tertentu dengan diperlukan air dalam jumlah yang cukup, dan mempunyai ketebalan lapisan atas tanah antara 18-22 cm dengan pH antara 4-7 (Departemen Pertanian, 2001).

  1. B. Kelembagaan Pertanian

Lembaga pertanian yang ada di Desa Karanglewas Kidul adalah

  1. Gabungan kelompok tani (Gapoktan)

Gapoktan merupakan gabungan para kelompok tani yang bertugas untuk mengkoordinasikan kegiatan pertanian termasuk peternakan. Gapoktan di Desa Karanglewas Kidul bernama Gapoktan Maju Luhur, yan terdiri dari dua kelompok tani yaitu kelompok tani Maju dan kelompok tani Luhur yang masing-masing beranggotakan 20 orang. Sementara itu, adapula dua kelompok wanita tani yang melaksanakan kegiatan peternakan dan pengolahan makanan dari hasil pertanian, yang masing-masing kelompok beranggotakan 30 orang. Pada kelompok wanita tani telah mendapat bantuan untuk usaha peternakan dari provinsi berupa 10 ekor ayam per orang untuk diternakan.

Kegiatan rutin Gapoktan yaitu berkumpul satu bulan sekali dan didampingi oleh penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. Adapun yang dibahas di perkumpulan rutin tersebut adalah membahas kegiatan pertanian yang akan dilakukan, seperti kegiatan menjelang tanam akan dibahas mengenai persiapan benih, pengolahan tanah, pengadaan pupuk, pembahasan hama dan penyakit, penyeragaman kualitas dari gabah seperti umur tanam, waktu panen, dan penjualan hasil pertanian.

Struktur organisasi Gapoktan adi Desa Karanglewas Kidul sebagai berikut :

KetuaSekretaris
Bendahara
Seksi-seksi
Pengadaan pupuk
Penanganan Pascapanen
  1. Koperasi Usaha Desa (KUD)

Keberadaan KUD sebagai suatu lembaga perekonomian yang tugasnya menyalurkan factor produksi seperti bibit, pupuk, obat-obatan pertanian yang dibutuhkan petani di Desa Karanglewas Kidul belum berjalan. Hal ini karenan keberadaan KUD tidak sesuai harapan petani di sana dalam hal pembelian gabah. Sehingga kegiatan penjulan gabah petani langsung ke tengkulak dan pedagang cina.

KESIMPULAN

Kelembagaan pertanian hadir sebagai harapan untuk peningkatan kesejahteraan petani. Hal ini disebabkan tingkat keuntungan kegiatan agribisnis lebih banyak dinikmati oleh para pedagang dan pelaku agribisnis di hilir, sedangkan ditingkatan produsen (petani) menemui berbagai kendala. Adapun kelembagaan yang berjalan di Desa Karanglewas Kidul baru Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dengan binaan dari Dinas Pertanian, sedangkan KUD sebagai penyalur dan lembaga yang mampu mengatasi permasalah perekonomian petani belum berjalan.

Iklan

2 comments

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s