Musker Gamais

Hari ini (19/01/09) dan hari kemarin masih saja berkutat dengan amanah kampus untuk musyawarah kerja Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) padahal teman-teman lain sudah pulang untuk bertemu keluarga dan melepaskan penatnya sisa-sisa materi ujian yang masih menempuk di dalam batok kepala ataupun sudah bersantai untuk membalaskan dendam atas praktikum yang tiada pernah hentinya selepas ujian sisipan bahkan saat ujian akhir semesterpun masih saja berkutat dengan laporan praktikum yang terkadang harus memaksa kita untuk bolak-balik perpus dan warnet mencari materi tamabahan, sama halnya subuh ini sambil nulis Blog sambil nyari tugas (Argghhhh.. ujian sudah selesai ternyata masih ada tugas).

Oke.. back to Musker Gamais, sebenernya saya sendiri adalah orang yang kurang sepakat dengan diadakannya MUSKER sebelum liburan karena waktu yang diberikan ke tiap departemen begitu sempit (hanya SEMINGGU) untuk menganalisis dan membahas kegiatan apa yang akan dilakukan ke depan apalagi jarak dari pelantikan pun hanya seminggu saja. Selain mau  pulang tentunya, apalagi dengan pengurus yang 80% adalah angkatan 2008 yang tentu saja sebagai angkatan baru akan memilih cepat pulang. Akhirnya memang disepakati RAPIM setelah liburan tapi kemudian ada pelobian lagi untuk dilaksanakan sebelum liburan dari waketum (dengan masukan beberpa ikhwah) dengan beberapa pertimbangan khususnya karena waktu ke musker (jika setelah liburan) terlalu jauh sedangkan Musang Gamais lebih awal dibanding UKI lain di UNSOED.

Ya sudah.. saya sendiri berusaha untuk ber-khusnudzon dengan keputusan dari Ketum dan waketum jika ini yang terbaik untuk Gamais ke depan. Dan ternyata benar beberapa departemen subhanallah mampu berkumpul dan merumuskan kegiatan untuk satu tahun kemudian, bahkan papan daftar tunggu syuro telah penuh dengan pesanan tiap departemen. Tak jarang berebut dan akhirnya sekre, mushola, depan mushola penuh dengan syuro.

Alhamdulillah pula untuk departemen saya sendiri dan manfaat yang saya rasakan ternyata dengan waktu yang singkat itu bisa optimal pembahasan walaupun tidak dipungkiri masih ada kekurangan dan tentunya pembelajaran yang bisa diambil adalah kita harus bisa menganalisis dalam stuasi apapun, walaupun waktunya terbatas.

Beberapa departemen memang bisa untuk tampil maksimal di musker tapi beberapa departemen pun terlihat belum siap (bisa dilihat dari program kerja yang masih umum dan belum rinci). Saya harap semoga saja semua kekurangan bisa tertutupi dan terbantu dengan kerjasama tiap departemen karena kerja kita adalah amal jamai, dan semoga saja ukhuwah untuk produktivitas (jargon gamais saat ini) itu bisa terwujud!!!

Iklan

Silahkan tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s