KAngen berat

KAngen… banget ma temen2

Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat, berharap jadi kupu-kupu

Kini kita berjalan berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karena sesuatu
Mungkin kuterlalu bertingkah kejauhan
Namun itu karena kusayang

Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman Hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
na..na..na..na..na..na

Predasi dan Parasitisme

PREDASI DAN PARASITISME

A.Tujuan
1.Mengetahui tingkat predasi predator serangga hama.
2.Mengetahui parasitisme serangga hama tertentu oleh parasitoidnya.

B.Bahan dan Alat
1.Serangga predator : Sycanus annulicornis, Harmonia octomaculata, dan Verania lineata
2.Serangga mangsa : Spodoptera litura dan Apis
3.Tabung plastik
4.Cawan petri
5.karet pengikat
6.Pinset
7.Kuas kecil
8.Alat tulis

C.Landasan Teori
Parasitoid dan predator merupakan agensia pengenedali hayati serangga hama tanaman yang memiliki kisaran dala efektivitasnya. Beberapa faktor yang mendukung efektivitas parasitoid dalam pengendalian hayati antara lain :
a.Daya kelangsungan hidup yang baik.
b.Hanya satu atau sedikit individu inang yang diperlukan untuk melengkapi daur hidup.
c.Kemamuan dalam mencari inang (searching capacity)/
d.Sebagian besar parasitoid bersifat monofag atau oligifag, sehingga memiliki kisaran inang yang sempit.
Namun dari beberapa faktor yang mendukung tersebut, predator memiliki kelemahan seperti berikut :
a.Daya mencari inang sering dipengaruhi oleh keadaan cuaca atau faktor lain.
b.Parasitoid dengan daya cari tinggi umumnya jumlah telur yang dihasilkan rengah.
c.Parasitoid di alam mempunyai musih alami terutama hiperparasitoid.
d.Peran parasitisme didominsi oleh parasitoid dalam oviposisi betina untuk kelangsungan generasinya.

D.Prosedur Kerja
1.Predator dan yang tersedia dilaparkan selama dua jam pada cawan petri.
2.Mangsa sebanyak dimasukkan ke dalam cawan petri, masing-masing sebagai berikut, S. litura pada cawan petri berisi Sycanus annulicornis, Apis pada cawan petri berisi Harmonia octomaculata, dan pada cawan petri berisi Verania lineata
3.Jumlah mangsa yang dikonsumsi oleh predator diamati selama satu jam.
4.Setelah diamati kemudian dihitung tingkat predasi dengan rumus :
Tingkat predasi = ( Jumlah mangsa yang dikonsumsi / jumlah total mangsa ) x 100%

E.Hasil dan Pembahasan
Setelah melakukan pengamatan pada predator yang mengkonsumsi mangsanya dalam waktu satu jam di peroleh data sebagai berikut :
Tabel 1. Jumlah Spodoptera litura yang di mangsa oleh Sycanus annulicornis
Waktu
(menit ke-)
jumlah mangsa yang dikonsumsi
10
1
20
-
30
-
40
-
50
-
60
-
JUMLAH
1

Tabel 2. Jumlah Apis yang di mangsa oleh Harmonia octomaculata
Waktu
(menit ke-)
jumlah mangsa yang dikonsumsi
10
1
20
-
30
1
40
-
50
1
60
-
JUMLAH
3

Tabel 3. Jumlah Apis yang di mangsa oleh Verania lineata
Waktu
(menit ke-)
jumlah mangsa yang dikonsumsi
10
-
20
1
30
-
40
1
50
-
60
-
JUMLAH
2

Dari tabel –tabel di atas dapat dilakukan perhitungan mengenai tingkat predasi dari parasitoid, sebagai berikut :
a.Tingkat predasi parasitoid Sycanus annulicornis pada mangsanya Spodoptera litura.
Tingkat predasi = Jumlah mangsa yang dikonsumsi x 100%
Jumlah total mangsa

b.Tingkat predasi parasitoid Harmonia octomaculata pada mangsanya Apis
Tingkat predasi = Jumlah mangsa yang dikonsumsi x 100%
Jumlah total mangsa

c.Tingkat predasi parasitoid Verania lineata pada mangsanya Apis
Tingkat predasi = Jumlah mangsa yang dikonsumsi x 100%
Jumlah total mangsa

Pada perhitungan dapat dilihat bahwa tingkat predasi tertinggi terdapat pada parasitoid Harmonia octomaculata sebesar 30 %, pada Verania lieneata sebesar 20 % dan pada Sycanus annulicornis sebesar 10 %. Sehingga terlihat bahwa tingkat predasi tertinggi dilakukan oleh Harmonia octomaculata.
Keberhasilan semua teknik pengendalian hayati dengan parasitoid sangat ditentukan oleh sinkronisasi fenologi inang dan fenologi parasitoid di lapangan. Fase larva parasitoid hanya dapat hidup pada fase hidup inang tertentu nterutama telur dan larva. Kelanjutan hidup parasitoid sangat ditentukan oleh ketersediaan fase inangnya yang tepat. Karena itu perlu dipelajari siklus hidup dan fenologi hama dan inang sebelum dilakukan introduksi dan pelepasan di lapangan. Selain itu, berbagai pengaruh faktor lain seperti cuaca (lingkungan) dan tindakan manusia terhadap fenologi dan perkembangan populasi parasitoid dan inang hrus diperhatikan.

F.Kesimpulan
1.Musuh alami merupakan agensia hayati untuk pengendalian hama tanaman, diantaranya ialah predator, parasitoid dan patogen.
2.Tingkat predasi tertinggi ada pada parasitoid Harmonia octomaculata sebesar 30 %.

Pertengkaran Kecil

by. Edcoustic

Sedih bila kuingat tengkaran itu

Membuat jarak antara kita
Resah tiada menentu hilang canda tawamu
Tak ingin aku begini tak ingin begini

Sobat rangkaian masa yang tlah terlewat
Buat batinku menangis
Mungkin karena egoku mungkin karena egomu
Maaf aku buat begini maaf aku begini

Reff :
Bila ingat kembali janji persahabatan kita
Tak kan mau berpisah karena ini
Pertengkaran kecil kemarin cukup jadi lembaran hikmah
Karena aku ingin tetap sahabatmu

Muhasabah cinta

by. Edcoustic

Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari-Mu
Ku pasrahkan semua pada-Mu

Tuhan baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta-Mu

Reff:
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang ku rasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi muhasabah cintaku

Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan-Mu

back to reff

Pare.. Oh.. Pare ku..

Awal2 di sini rasanya suntukl dan gk nyaman, ternyata he.. seneng juga apalagi kalo kelas dah dimulai. Pasti seneng banget, disamping tentor masih muda2 dan easy going kita juga dapat banyak temen dari senatro nusantara. Jangan salah di kelas saya aja ada orang makasar dan bukittinggi, selain daerah lainnya.

Yang paling asyik hari ini saya bisa jalan2 pagi (niatnya sih mau ke ATM) tapi gaka ada salahnya buat nyoba sarapan di pinggir jalan. Tepat di depan RS. HVA Pare kediri dengan suasana yang sejuk dengan rimbunnya pohon2 dipinggir jalan ada 2 lapak nasi, akhirnya saya nyoba lapak yang depan gerbang masuk Rumah sakit, pertimbangannya sih lebih bersih tempatnya.

Nah sebenernya sih penasaran mau nyoba nasi tumpang (kayak gmn sih rasanya?) tapi akhirnya saya pesen nasi campur, gara2nya bingung mo pesen apa?

lauknya sih lumayan: Sayuran hijau (kayak buat pecel, tapi gak pake bumbu pecel), terus ada tumis rebung, irisan mentimun, ayam kuah, dan semacam kentang goreng yang diiris kotak2 kecil tapi kayak keripik dan manis.

Hhh…. pas pertama masuk mulut. Manis banget.. ada rasa pedes juga dari tumis rebung tapi kalah ma manis dari kuah ayam dan kentang gorengnya. Pokoknya manis dan enakkk bgt. Beda sekali ma makanan di Purwokerto (tempat saya kuliah) yang pedes banget.

Bener2 manis, tapi jujur saya suka banget karena enakk sih :)

Gak hanya nasinya, teh manis yang saya minumpun ternyata manis kayak madu,hihihi… dan ternyata pas saya liatin buatnya wah… gula yang dipakai banyak bangettt!!!!

Pokoknya saya puas sarapan pagi ini karena semenjak datang ke sini nafsu makan berkurang karena harus adaptasi dulu. Wahh… kayaknya besok pagi bakal balik lagi ke sana. Tapi… sepeda saya bocor,he… setelah jalan2 ternyata pas depan kostan meletus.

Saya puas banget, rencana cuma ke ATM ternyata bisa makan enak, selain itu saya jalan2 lagi dan ternyata bisa tahu juga HARVAD, HEC, WTC, tempat2 kursus di Pae yang sering ramai dibicarakan orang, bahkan ramaipula di blog2 orang.

Tapi… untuk hari ini banyak banget tugas dari tentor nih :(

But i still spirit, tentunya dong.

Kursus di Pare Kediri (2)

Hari ini hari kedua di Pare, namun belum bisa mulai belajar karena hari ini tanggal merah, tapi lumayan bisa jalan2 juga dengan sepeda yang aku sewa Rp 35.000 namun sayang capek juga,he.. agak beda saja suasana pake sepeda disini sama dikampus, kalau disini hampir rat2 pake sepeda jadinya di jalan2 rame dengan sepeda. Sedangkan dikampus jumlah pemakai sepeda masih kalah dengan adanya motor.

Oia buat pembaca yang ingin tahu perjalanan ke pare dari Tasikmalaya ini aku tulisin:

1.Kereta api KAHURIPAN datang dari stasiun Bandung jam 11.17 dan berangkat dari Stasiun Tasik jam 11.22 tapi pas aku berangkat telat banget sampe jam 00.30 WIB (waa.. tengah malem), bayarnya murah Rp 35.000

2. perjalanan akan sangat lama 12 jam (kurang lebih) biasane lebih sih soalnya kereta ekonomi suka ngalah, berhenti dulu kalau ada kereta express. Nah, karena tujuan akhir kereta kahuripan itu di st. kediri… So, tenang aja kita adalah penghuni terakhir kereta (he.. pas nyampe st. kediri kereta sudah kosong, padahal pas berangkat sesak bgt) pas berangkat dari tasik 00.10 sampe St. kediri jam 2 siang

3. Nah.. dari stasiun kediri keluar aja sampe depan stasiun cari becak terus minta dianter ke halte bilang aja mo ke pare pasti dah tahu, cuman bayarnya agak mahal Rp 10.000

4. dari halte tunggu kendaraan yang mau ke pare, aku sih dapet info suruh naek Bus jurusan surabaya atau malang yang lewat pare turun di dpn BEC, tapi karena kemarin adanya Mobil carry jur pare yaudah naik itu dianter sampe dpn mahesa, bayar Rp 7000. Wah dari stasiun ke pare cukup jauh juga lho, aku sampe di pare dpn mahesa jam 4 sore kurang.

5. Dari situ naik becak lagi (tergantung sih) karena aku belum ada teman disini jadinya pake becak untuk nyari tempat kursus dan camp. Luar biasa mahal Rp 20.000 (maklum kita keliling2 dulu jadi maahal deh)

Kalau buat pembaca yang ingin tahu lebih banyak info kursusan kayaknya Blog yang lain dah pada banyak deh yang nulisin. Met mencoba…

Awal Kursus Bahasa Inggris di Pare Kediri (1)

Awal bulan november 2008 silam saya sudah mencari informasi mengenai kursus bahasa inggris ini lewat browsing di internet. Ada perasaan berkobar2 kalau saya harus bisa ikut kursus ini apalagi dengan cerita2 yang unik, menarik, dan seru dari tiap blog yang saya baca membuat saya semakin membulatkan tekad untuk bisa ikut kurusus bahasa inggris di pare kediri. Apalagio dengan cita-cita 2012 bisa melanjutkan S2 di belanda atau thailand.. ya minmalnya menang beasiswa ICCR dari pemerintah India (acha.. acha.), hingga akhirnya dengan segala info yang di dapat saya berangkat kemarin (24/01/09) dari stasiun tasikmalaya tepat pukul 00.30 WIB.

Perjuangan dikereta cukup melelahkan karena harus sanggup berdiri 2 jam dan berjam-jam duduk di bawah (lesehan) tanpa kursi. Hhmmm males pokoknya harus menceritakan kejadian di kereta, belum dengan telat kedatangannya, sesaknya, dan lain2 kalau saya cerita rasanya tak akan ada orang yang mau untuk kembali mecoba kereta kelas ekonomi yang sering diserbu oleh banyak orang.

Alhamdulillah akhirnya setelah dari tengah malam berangkat dengan segala perjuangan , karena saat sampai kediri harus diguyur hujan dari stasiun bahkan sampai pare, bahkan sampe cari tempat kursus dan camp, sungguh ironis..

Tapi baru saja beberapa jam di camp, semangat yang terbangun dengan kokoh akhirnya bisa runtuh juga. Kondisi yang telah lelah dengan 12 jam lebih perjalanan, kurang tidur langsung dihadapkan pada kondisi camp yang sebenarnya wajar bagi setiap camp laki2 dengan segala ke khasannya (bisa mengartikan sendiri), tapi karena kondisi rumah dan kost-an di Purwokerto jauh lebih nyaman maka semua yang terfasilitasi di sini jadi terlihat jauh lebih kecil. Rasanya rasa syukur karena dapat kursus disini saja sepertinya tertutupi dengan kondisi camp dan anak2 yang belum aku kenal dan aku orang baru diantara kami belum salng mengenal sehingga terkesan cuek juga.

Bisa jadi ini adalah proses adaptasi, semoga saja..

Karena aku tidak mungkin mengkhianati kepercayaan ibu ketika ia mengizinkan aku untuk ikut kursus ini, tidak mungkin aku harus menghamburkan uang ratusan ribu hanya untuk menyerah ditengah jalan, tidak mungkin aku harus mundur setelah semangat yang dulu aku bangun, dan tak mungkin aku harus menyia2kan kesempatan dan tidak mungkin aku harus tidak membawa “apa2″ setelah kursus ini setelah segala perjuangan akal, pikiran, tenaga dan uang.

Musker Gamais

Hari ini (19/01/09) dan hari kemarin masih saja berkutat dengan amanah kampus untuk musyawarah kerja Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) padahal teman-teman lain sudah pulang untuk bertemu keluarga dan melepaskan penatnya sisa-sisa materi ujian yang masih menempuk di dalam batok kepala ataupun sudah bersantai untuk membalaskan dendam atas praktikum yang tiada pernah hentinya selepas ujian sisipan bahkan saat ujian akhir semesterpun masih saja berkutat dengan laporan praktikum yang terkadang harus memaksa kita untuk bolak-balik perpus dan warnet mencari materi tamabahan, sama halnya subuh ini sambil nulis Blog sambil nyari tugas (Argghhhh.. ujian sudah selesai ternyata masih ada tugas).

Oke.. back to Musker Gamais, sebenernya saya sendiri adalah orang yang kurang sepakat dengan diadakannya MUSKER sebelum liburan karena waktu yang diberikan ke tiap departemen begitu sempit (hanya SEMINGGU) untuk menganalisis dan membahas kegiatan apa yang akan dilakukan ke depan apalagi jarak dari pelantikan pun hanya seminggu saja. Selain mau  pulang tentunya, apalagi dengan pengurus yang 80% adalah angkatan 2008 yang tentu saja sebagai angkatan baru akan memilih cepat pulang. Akhirnya memang disepakati RAPIM setelah liburan tapi kemudian ada pelobian lagi untuk dilaksanakan sebelum liburan dari waketum (dengan masukan beberpa ikhwah) dengan beberapa pertimbangan khususnya karena waktu ke musker (jika setelah liburan) terlalu jauh sedangkan Musang Gamais lebih awal dibanding UKI lain di UNSOED.

Ya sudah.. saya sendiri berusaha untuk ber-khusnudzon dengan keputusan dari Ketum dan waketum jika ini yang terbaik untuk Gamais ke depan. Dan ternyata benar beberapa departemen subhanallah mampu berkumpul dan merumuskan kegiatan untuk satu tahun kemudian, bahkan papan daftar tunggu syuro telah penuh dengan pesanan tiap departemen. Tak jarang berebut dan akhirnya sekre, mushola, depan mushola penuh dengan syuro.

Alhamdulillah pula untuk departemen saya sendiri dan manfaat yang saya rasakan ternyata dengan waktu yang singkat itu bisa optimal pembahasan walaupun tidak dipungkiri masih ada kekurangan dan tentunya pembelajaran yang bisa diambil adalah kita harus bisa menganalisis dalam stuasi apapun, walaupun waktunya terbatas.

Beberapa departemen memang bisa untuk tampil maksimal di musker tapi beberapa departemen pun terlihat belum siap (bisa dilihat dari program kerja yang masih umum dan belum rinci). Saya harap semoga saja semua kekurangan bisa tertutupi dan terbantu dengan kerjasama tiap departemen karena kerja kita adalah amal jamai, dan semoga saja ukhuwah untuk produktivitas (jargon gamais saat ini) itu bisa terwujud!!!

“ukhuwah untuk produktivitas”

oleh : Firdaus Sabana (Ketum Gamais 2009, ditulis utnuk sebua h refleksi akhir tahun dan proyeksi awal tahun)

Setiap hari yang kita lewati, itulah sejarah yang kita ciptakan. Adalah sebuah pilihan untuk menulis sebuah catatan sejarah yang indah, atau skedar menguntai kenangan yang [penuh keluh kesah.

Mengawali suatu agenda besar haruslah dengan jiwa yang besar, semangat yang besar dan menjadikan keihklasan benar-benar bersih dari perasaan gusar. Insya Allah ini adalah jalan yang akan ditempuh para “pemenang” maka biarkan kebahagian itu ada pada kesibukan dan keikhlasan dalm mencari ridho-Nya.

Gamais 2009 “ukhuwah untuk produktivitas”

tidak ada ikatan yang paling indah selain ukhuwah dalam dakwah… tidak ada waktu yang paling berharga melainkan diisi dengan produktivitas dalam dakwah. Allah telah menganuriakan nikmat ini, maka pantaskah kta mwenolaknya dengan memilih berdiam diri dalam kekakuan pribadi..

” maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan??”

Dan perhatikanlah, bahwa dakwah ini pada akhirnya adalah untuk kebahagian pelaku-pelakunya.

“dan barang siapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Alloh benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu)_ dari semestra alam.” (QS. Alankabut:6)

lalu tidakkah kita menginginkan kebahagiaan dengan terhapusnya dosa sekaligus balasan yang luar biasa yaitu Syurga…

” Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh benat-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa merka dan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”

(QS. Al Ankabut:7).

Mengawali agendan besar Gamais 2009. Ukhuwah adsalah modal besar untuk bergerak produktif dalam dakwah. Dan hati ini tantangan dakwah begitu besar, tetapi kesulitan adalah keniscayaan bagi siapa yang ingin menang. Jiwa kita lebih jauh dari seriap hambatan itu, karena kita adalah keluarga. Tak ada kata henti untuk beraksi. hidup ini harus berkah.